English | 简体中文 | 繁體中文 | 한국어 | 日本語
Saturday, 15 June 2013, 15:02 HKT/SGT
Share:
    

Source: Mayapada Healthcare Group
Mayapada Hospital Jakarta Selatan Sukses Melakukan Operasi Laparoskopi Pertamanya

JAKARTA, INDONESIA, June 15, 2013 - (ACN Newswire) - Mayapada Hospital Jakarta Selatan sukses melakukan operasi laparoskopi pertamanya dalam menghilangkan fibroid dari rahim pasien tubuh perempuan pada hari Rabu, 12 Juni. Operasi ini berhasil dilakukan oleh tim ahli medis yang dipimpin oleh dr. Setyo Hermanto, SpOG.


Mayapada Hospital Jakarta Selatan Sukses Melakukan Operasi Laparoskopi Pertamanya


Pasien adalah seorang perempuan berusia 39 tahun yang bernama Ibu Suliyem. Ibu tersebut datang dengan keluhan mioma uteri (fibroid). "Ibu Suliyem ternyata memiliki fibroid seberat satu kilogram lebih. Setelah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan meninjau catatan kesehatannya, kami dan keluarga pasien memutuskan untuk menghilangkan fibroid melalui proses pembedahan Total Laparoscopic Hysterectomy (TLH). Semua fibroid telah dihilangkan dan pasien tersebut telah dipulangkan dari rumah sakit," dr. Setyo menjelaskan. Tidak seperti histerektomi tradisional, penggunaan teknologi canggih memungkinkan dr. Setyo dan timnya untuk mengangkat rahim pasien.

"Saya senang sekali dapat melakukan bedah di ruang operasi Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang luas dan didukung dengan peralatan medis berteknologi terbaru yang tidak kalah dengan rumah sakit teratas dunia, sehingga pasien tidak perlu pergi ke Singapura untuk melakukan prosedur bedah ini," dr. Setyo menambahkan.

Histerektomi laparoskopi, atau disebut juga dengan bedah invasif minimal, adalah teknik bedah modern yang kini kian populer dengan metode laparoskopi operatif. Bedah ini bertujuan untuk mengangkat rahim secara cepat dengan melakukan beberapa sayatan kecil di perut. Tabung berlampu kecil (disebut laparoskop) dimasukkan melalui sayatan di sekitar pusar dan beberapa sayatan kecil lainnya di perut guna menempatkan alat-alat bedah. Rahim (uterus) kemudian dikeluarkan dalam bentuk potongan kecil melalui sayatan atau melalui vagina. Dibandingkan dengan bedah histerektomi abdominal tradisional, histerektomi laparoskopi hanya membutuhkan beberapa sayatan kecil (sekitar 0,5-1,5 cm). Bedah ini juga memiliki beberapa manfaat penting, yakni pasien dapat pulih lebih cepat (sekitar 1-2 minggu, dibandingkan dengan histerektomi abdominal sekitar 4-6 minggu), kurangnya rasa sakit pasca pembedahan, bekas luka minimal dan risiko komplikasi kesehatan yang lebih rendah.

Bapak Wijiyanto, suami dari Ibu Suliyem, juga mengungkapkan kegembiraannya saat mengetahui bahwa operasi pengangkatan fibroid berjalan dengan lancar di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, sebuah rumah sakit yang berkomitmen untuk selalu menyediakan teknologi termutakhir sebagai upaya peningkatan pelayanannya.

"Melihat keberhasilan operasi fibroid Ibu Suliyem, Mayapada Hospital Jakarta Selatan kini semakin diperlengkapi untuk memberikan layanan operasi histerektomi laparoscospic. Kami bangga dengan adanya layanan baru dalam setiap jasa kesehatan yang kami tawarkan," tutup Brian J. Chen, CFA, Presiden dari Mayapada Healthcare Group.

Contact:
Antonius Trisno
Mayapada Hospital South Jakarta
[email protected]



Topic: New market for product
Sectors: Daily Finance, BioTech
http://www.acnnewswire.com
From the Asia Corporate News Network


Copyright © 2021 ACN Newswire. All rights reserved. A division of Asia Corporate News Network.

 

Mayapada Healthcare Group Releated News
June 15, 2013 15:00 HKT/SGT
Mayapada Hospital South Jakarta Performs its First Laparoscopic Surgery
More news >>
Copyright © 2021 ACN Newswire - Asia Corporate News Network
Home | About us | Services | Partners | Events | Login | Contact us | Cookies Policy | Privacy Policy | Disclaimer | Terms of Use | RSS
US: +1 800 291 0906 | Beijing: +86 400 879 3881 | Hong Kong: +852 8192 4922 | Singapore: +65 6653 1210 | Tokyo: +81 3 6859 8575